-->

Merajut Kata...


  • Home
  • About Me
  • Share
  • Bis_QaL
  • Uswatunaa
  • Tarbiyah
  • Hidayatullah
  • Lir ILir

Rabu, 11 Juni 2014

Kisah_Q...

Menanti Sang Hikmah Datang Menyapa :)

Kisah seorang mahasiswi yang bertekad mengamalkan sebuah hadits “Sebaik-baik di antara kalian adalah yang bermanfaat bagi orang lain” bertepatan adanya pameran buku murah di Assalam Hypermarket Solo, Saya jadi teringat dengan salah seorang adik tingkat di asrama, yang sangat senang membeli buku bahkan suaranya masih terngiang bahwa  ia sangat ingin menitipkan untuk dibelikan buku jika ada  book fair.


Gayung pun bersambut, saat itu saya menghubunginya dan irama kegembiraannya di pulau Borneo terlantunkan melalui gelombang suaranya. Ia pun telah mempersiapkan uang yang akan di transfer dan menitipkannya pada salah seorang ustadzah. Kebetulan waktu itu adalah hari terakhir book fair dan saya bersama teman sudah berada di tempat tujuan sambil menunggu transferan uang darinya.


Menuggu lama, akhirnya saya menghubunginya lagi sebab uangnya belum dikirim. Namun, guratan rasa kecewa diwajahnya bisa tergambarkan dihadapanku melalui nada bicaranya. Sebab, ATM dekat pondok lagi rusak sehingga uangnya tidak bisa di transfer sehingga harapan untuk membeli buku yang telah diidam-idamkan sirna seketika.

Rasa iba pun hadir, saya pun berusaha untuk membantunya dengan meminjam uang sebesar yang ingin di transfernya. Alhamdulillah dapat, saat itu juga kemudian membelanjakan sesuai buku yang dipesan. Karena keasyikan belanja akhirnya uang yang tersisa untuk biaya pengiriman sebesar seratuas ribu rupiah. Ini pun berawal akan kesalahpahaman mengenai biaya pengiriman via  MSA Kargo dengan anggapan murah meriah.

Buku sudah dipaketkan maka selanjutnya adalah sesi pengiriman. Dengan penuh semangat serta ada rasa bahagia sebab bisa mengamalkan hadits diawal kisah tadi, tibalah di kantor pengiriman. Barang pun ditimbang, setalah karyawan menghitung biaya pengiriman dengan berat barang 22 kg, mata sedikit melotot ketika melihat biaya nominalnya melebihi dari biaya yang telah saya persiapkan dan uang di dompet pun tidak mencukupi.

Paket dititpkan di kantor pengiriman untuk sementara, kemudian saya kembali mengambil sejumlah uang kekurangannya dengan menguras uang saku sampe mencapai saldo bebrapa perak saja. Setelah transaksi selesai saya pun kembali ke wisma. Ada senyuman yang sedikit bermekaran karena telah berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Ketika asyik ngobrol dengan teman mengenai kronologi dari pengalaman selama dua hari bersamanya, dari peminjaman uang, belanja buku, hingga proses pengiriman yang kekurangan uang diawal transaksi. Ada tawa lepas yang mengiringi canda kami di sore hari. Tiba-tiba, tepat pukul 17:59 nada sms masuk da handphone telah menghentikan  tawa kami. Dengan sigap saya langsung membuka dan membacanya, mimik wajahku saat itu sedikit berubah sebab sms tersebut dari karyawan jasa pengiriman MSA Kargo,”selamat malam, mohon maaf sebelumnya, mau info untuk pengiriman ke tempat tujuan anda siang tadi saya salah hitung seharusnya32 kg tapi baru terhitung 22 kg dan barang sudah di bandara. Jadi, masih ada kekurangan 10 kg dengan biaya Rp 280.200. mohon konfirmasinya, terima kasih” katanya.

Uang di dompet telah kosong, sambil menguatkan diri kalau ini adalah skenario Allah yang ingin melihat kesungguhan saya mengamalkan hadits yang menjadi pegangan utama akan peristiwa ini. Keesokan harinya, tanpa diiringi rasa kecewa karena telah menolong orang lain sambil mencari solusi yang tepat. Akhirnya saya menghubungi paman untuk meminjam uang sebesar utang yang ada dengan jaminan akan di ganti setelah pemilik paket telah transfer.

Statement dari salah seorang tante tempatku berbagi cerita akan kejadian ini,”semua ini adalah skenario Allah, Dia adalah sebaik-baik sutradara dan tidak mungkin merugikan para aktor-Nya. Akan ada hikmah dibalik semua ini dari arah yang tidak disangka-sangka, Insyaa Allah” cukup menenangkan. Pukul 16.15 utang pun dilunasi, saya menitipkan uang tersebut pada teman yang kebetulan ingin keluar untuk diserahkan kepada karyawan jasa pengiriman.

Lisan tak henti-hentinya bergumam,”saya akan menunggu hikmah itu datang menyapa, Allah akan membalas kebaikan dengan berlipat-lipat kebaikan, setelah kesusahan maka akan ada dua kemudahan yang mengiringinya janji Allah itu pasti dan tidak akan pernah ingkar, haqqul yakin”. Tepat pukul 17.50 karyawan jasa pengiriman menghubungiku dan mengatakan bahwa biaya yang barusan saja di lunasi akan dikembalikan sesuai keputusan dari atasannya, maka saat itu juga ia mengantarkannya langsung yang kebetulan hanya berjarak beberapa meter dari wisma, sambil meminta maaf atas kekurangnyamanan akan pelayanannya, saya pun berterima kasih meskipun masih terheran-heran apa yang menjadi alasan utama uang tersebut dikembalikan tapi hati telah berbisik,”Hikmah pertama, qadarullah” sambil tersenyum.

Selang beberapa menit, teman yang dari ATM tiba-tiba mengabarkan kalau ada kiriman dari ustadz untuk kami berdua sebesar Rp 500.000. Subhanallah, balasan dari Allah begitu cepat. Dua hari kemudian pemilik paket pun mengirim sebesar Rp 500.000 untuk mengganti pijaman dari paman. Setelah menghubungi paman meminta nomor rekeningnya, tapi di balik telepon ia hanya berkata,”tidak usah dikirim, dipakai saja uangnya untuk kuliah biar tambah pintar” mengakhiri pembicaraan. Selang dua pekan kemudian, Allah pun mengirimkan rejeki melalui keluarga sebesar Rp 1.600.000. Alhamdulillah ‘ala kulli haal, hikmah yang telah kunantikan telah datang menyapa satu persatu. Allahul Musta’an.



Diposting oleh Sahlah al_Ghumaishaa' di 07.06
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: About Me, Hikmah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Baik Memberikan Pengaruh Yang Baik

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2015 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ▼  2014 (29)
    • ►  Des (1)
    • ►  Nov (1)
    • ▼  Jun (2)
      • Kisah Qt Fren...
      • Kisah_Q...
    • ►  Apr (6)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Feb (6)
    • ►  Jan (12)
  • ►  2013 (16)
    • ►  Des (9)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Okt (2)
    • ►  Apr (3)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2012 (1)
    • ►  Okt (1)
  • ►  2011 (2)
    • ►  Mar (2)

Members

IQRO'...

  • About alGhumaishaa
  • Tanah Ogi Wanuakku...
  • Sulawesi Pa'rasanganta'
  • Pada'idi Pada'elo... Sipatuo Sipatokkong...
  • Menggurat Sejarah Tanah Air
  • Institut Pemikiran dan Peradaban Islam (InPAS)
  • Kajian Feminisme
  • Islamic Thought and Civilization
  • Situs Hidayatullah
  • Miniatur Kampus Peradaban Hidayatullah
Sahlah al_Ghumaishaa'
Lihat profil lengkapku

Label

About Me Bis_QaL Cat. Ustadz Hidayatullah Khauf Lir ILir Merangkai Kata Mengikuti Kata Hati Opini Rindu Share Tarbiyah Uswatunaa

Laman

  • Home
  • Review Buku Broken Crucifix
  • Take Home...
  • Dakwah Pengembangan Masyarakat
  • Uraian Ujian Tengah Semester
  • Pergulatan Filosofis Ibn Sina, Imam al-Ghazali dan Ibn Rusyd



Tema Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.