Kamis, 30 Januari 2014
Mulianya Seorang Wanita
Bismillahirrohmanirrohim...
Yaa Rabbi..Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhum..Aamiin ya Rabbal'alamin.
Wanita adalah makluh Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah dimuliakan kedudukannya. Dalam pandangan Islam, wanita tak sembarangan bisa diperlakukan. Dimasa kini, wanita yang telah dimuliakan drajatnya pun telah salah langkah. Banyak para remaja terlupakan bagaimana Allah telah memuliakan wanita.
Rabu, 29 Januari 2014
Minggu, 26 Januari 2014
Kiat agar Anak Cinta Al-Quran pada Usia Dua Tahun
Pada usia ini, sangat tidak mungkin keberadaan pengajaran Al-Quran atau
pun menghafalkannya menjadi sempurna. Namun, dimulainya metode-metode
pendidikan yang paling utama dalam upaya menanamkan kecintaan anak-anak
terhadap Al-Quran sesudah tahun kedua, yakni berdasarkan keteladanan.
Aktivitas keteladanan pada fase ini merupakan bagian penting dan inti
dalam mengarahkan perilaku anak.
Karena itu, semenjak tahun kedua, jika anak kecil merasakan kecintaan kedua orang tuanya terhadap Al-Quran dari celah-celah perilaku keduanya, maka perasaan ini akan berpindah kepada dirinya secara otomatis, tanpa harus ada usaha keras dari keduanya.
Jika ia mendengar lantunan Al-Quran di rumahnya atau ia terbiasa melihat orang tuanya membaca Al-Quran, ini semua akan melahirkan perasaan senang terhadap Al-Quran pada dirinya.
Karena itu, semenjak tahun kedua, jika anak kecil merasakan kecintaan kedua orang tuanya terhadap Al-Quran dari celah-celah perilaku keduanya, maka perasaan ini akan berpindah kepada dirinya secara otomatis, tanpa harus ada usaha keras dari keduanya.
Jika ia mendengar lantunan Al-Quran di rumahnya atau ia terbiasa melihat orang tuanya membaca Al-Quran, ini semua akan melahirkan perasaan senang terhadap Al-Quran pada dirinya.
Belum Siap, di Ruang Penantian :'(
"Kematian
bagi Umat IsLam, bukan sekedar putusnya kenikmatan dan terpisahnya kita
dengan orang-orang terkasih. jika hanya sekedar itu, maka kematian tak
akan terlalu menakutkan"
"Namun, karena mengimani kepedihan yang tak terbayangkan di akhirat kelak akan memaksa kita untuk mengingat kematian sesering mungkin"
"Kematian boleh jadi mendatangi kita hanya berselang beberapa menit kedepan. siapa yang tau ketetapan Allah akan jadwal setiap hamba. Kapan ???"
"Bagi setiap teman, siapa pun dan dimana pun keberadaannya. Sahl mohon maaf atas segala khilaf yang pernah terurai dariku, dalam keadaan sadar ataupun tidak" atau pernah mengambil hakmu walau hanya sesuatu yang kecil tanpa izin
"Sebab ada ketakutan, bisa jadi d di dunia dianggap sepele tapi justru memberatkanku di akhirat kelak" :'(
Oeh: Sahlah Al Ghumaishaa
"Namun, karena mengimani kepedihan yang tak terbayangkan di akhirat kelak akan memaksa kita untuk mengingat kematian sesering mungkin"
"Kematian boleh jadi mendatangi kita hanya berselang beberapa menit kedepan. siapa yang tau ketetapan Allah akan jadwal setiap hamba. Kapan ???"
"Bagi setiap teman, siapa pun dan dimana pun keberadaannya. Sahl mohon maaf atas segala khilaf yang pernah terurai dariku, dalam keadaan sadar ataupun tidak" atau pernah mengambil hakmu walau hanya sesuatu yang kecil tanpa izin
"Sebab ada ketakutan, bisa jadi d di dunia dianggap sepele tapi justru memberatkanku di akhirat kelak" :'(
Oeh: Sahlah Al Ghumaishaa
Kerinduan SimpuL Mati...
Caraku Merindukanmu.....
Aku merindukanmu lagi. Dan seperti rindu-rindu sebelumnya, tak ada satupun yang
sanggup kubawa ke tempatmu. Kau mengendalikan fikiranku lagi. Dan aku adalah
orang yang terkadang bahagia menikmatinya, meski sering kali tersiksa.
Dan aku memilih mengemas rinduku
dengan caraku sendiri.
Sekarang coba kau baca bagaimana caraku merindukanmu, dan bagaimana rasa sakitku saat merindukanmu.
Saat merindukanmu, aku lebih memilih menulis namamu di kertas, lalu aku pandangi namamu lekat-lekat. Itu tidak menyembuhkan rinduku, memang. Tapi aku merasa lebih baik.
Sekarang coba kau baca bagaimana caraku merindukanmu, dan bagaimana rasa sakitku saat merindukanmu.
Saat merindukanmu, aku lebih memilih menulis namamu di kertas, lalu aku pandangi namamu lekat-lekat. Itu tidak menyembuhkan rinduku, memang. Tapi aku merasa lebih baik.
Aliran Darah Imanku Di Patani...
Tekad KaLian membaja,
Tak sudi
tunduk kepada kemauan penjajah.
Dengan Iman dan ukhuwah
Meyakinkan
pada Diri bahwa Patani dan Indonesia adalah satu
Muslim dan Melayu!
Kita satu rumpun, satu budaya dan
juga satu Iman
Sebagai saudara yang menyatu dalam
darah melayu, iman dan Islam.
Tiap berita
tentangmu memanaskan rongga telinga
Namun,
ada rasa yg membuncah bahwa Aku salut kepada KaLian
daLam mempertahankan Keyakinan & Kenbenaran.
daLam mempertahankan Keyakinan & Kenbenaran.
Dalam rongga di ranah perjuanganmu
Hanya doa yg bisa Aku lirihkan
untuk KaLian.
Meskipun wajah2 kalian tidak
pernah tampak Nayat dihadapanku
Tetapi hati ini cukup
merasakan apa yang kalian rasakan.
Karena aliran darah Imanku telah
diikatkan dengan rasa yang menyatu dengan kalian
Semoga KaLian selalu diberikan
ketabahan, Aamin !
By.
The SahL
Sabtu, 25 Januari 2014
About Me *_^
Hijrah tempat Hijrah nama, bukan berarti nama sebelumnya
tidak bermakna tapi hanya saja ingin memiliki nama yang lebih bermakna lagi,
dan setiap bibir yg melafadzkannya terurai pula doa untukQ. maka ana pun
memperkenlkan nama yang kusukai yaitu Sahlah al Ghumaishaa.
Nama yang diambil dari salah satu
buku yang berjudul empat wanita yang dijamin masuk surga dan salah satunya
adalah Ummu Sulaim ibu dari Anas bin Malik, dan juga memiliki beberapa nama dan
salah satunya adalah sahlah dan al ghumaishaa. maka sayapun merangkaikan dua
nama tersebut.
Alhamdulillah selama di tempat
hijrah orang2 lebih akrab memanggil saya "SAHLAH" dan sangat sedikit
yg tahu nama yang tertera di Akta KelahirangQ. hingga saya menjalankan amanah
di tempat lain para Ust. dan Dosen di Kampus pun telah akrab memanggil Sahlah.
Saya sangat terobsesi dg nama ini
Sahlah= Mudah, maka kuyakinkan pada diri bahwa dengan nama ini akan memberikan
refleksi doa agar saya selalu diberi kemudahan dalam hal yang bernilai
kebaikan. Aamin !!!
Trus di Google + ini menggunakan
Sahl al-Fatih berawal dari membuat makalah sejarah tentang Penaklukan
Konstantinopel yang banyak menggambarkan sosok penakluknya yaitu Muhammad II
dari Khilafah Utsmaniyah. mendapat gelar al-Fatih berkat keberhasilannya
menaklukan kota Romawi tersebut.
Trus saya memakai al-Fatih juga
bukan berarti agar saya bisa menaklukkan hati seorang Ikhwan hehehe :) tapi
saya lebih terobsesi dari kepribadian Muhammad al-Fatih sendiri terutama pada
detik2 penaklukan Konstantinopel yaitu strategi perangnya yang Genius yang
selalu tidak pernah terpikirkan oleh Pasukan Romawi maupuan pasukan yang
dibawah komandonya.
So. harapan ane semoga saya pun selalu diberikan kemudahan
dalam memberikan ide yg genius dalam setiap keadaan genting maupun penting.
"Nama adalah Doa" :)
SahL adalah seorang anak kecil
yang butuh banyak belajar, sehingga Allah pun memberikan jalan Hijrah ke Pulau
Borneo tepatnya di salah satu Kampus Peradaban Hidayatullah Balikpapan.
ya ! ditempat ini saya belajar bagaimana
seorang muslimah mempertahankan atau menjaga Din-nya, Q masih butuh banyak
belajar bagaimana memproses diri menjadi kader Islam yang Kaffah.
"SahL masih Labil tuk Semua
Itu" kesempatan belajar slama 4 thn di STIS saya masih terbilang rapuh, yg
kemudian diamanhkan tuk berpindah tempat ke Pulau Batik tepatnya di Solo.
"Semua yg kujalani sekarang
adalah Skenario Allah sebab tidak bercampur akan adanya kemauan yang ada pada
diri sehingga menjalani salah satu puzzle kehidupan di tempat Rantau dalam
setiap keadaan harus belajar pula mengembalikannya pada Yang Maha
Berkehendak"
Jumat, 24 Januari 2014
Dirayakan...
"Hidup adalah anugerah
terhebat dan terindah. Dan kehidupan sesungguhnya adalah panggung pementasan.
Tapi manusia sesungguhnya adalah Sang Pelupa". Syahdan: malam Jumat saya membaca surat al Insaan..saya kemudian mencoba
memahami kenapa dinakaman al Insaan.
Setelah saya renungi bahwa manusia dalam bahasa al Qur'an diterjemahkan dengan kata " Insaan" itu karena memiliki sifat suka" Lupa". Lupa sendiri dalam bahasa Arab diterjemahkan dengan" Nisyaan" yang diturunkan dari yurunan kata yang sama. Karena itu sebenarnya manusia lebih tepat dikatakan sebagai mahluk Sang Pelupa.
Setelah saya renungi bahwa manusia dalam bahasa al Qur'an diterjemahkan dengan kata " Insaan" itu karena memiliki sifat suka" Lupa". Lupa sendiri dalam bahasa Arab diterjemahkan dengan" Nisyaan" yang diturunkan dari yurunan kata yang sama. Karena itu sebenarnya manusia lebih tepat dikatakan sebagai mahluk Sang Pelupa.
Kamis, 23 Januari 2014
Ilmu Memusuhi Pemuda yang Tinggi Hati
Ilmu
itu memusuhi pemuda yang tinggi hati. Sebagaimana banjir memusuhi tempat yang
tinggi
“Kita lebih perlu kepada sedikit adab dari pada kepada banyak ilmu” demikian ungkapan penting yang dituturkan Ibnu al-Mubarak. Ungkapan itu sama sekali bukan ungkapan yang mengecilkan peran ilmu. Karena, ilmu memang penting, bahkan sangat penting. Sejak kecil kita telah dipesankan ihwal pentingnya ilmu dan kewajiban menuntutnya.
“Kita lebih perlu kepada sedikit adab dari pada kepada banyak ilmu” demikian ungkapan penting yang dituturkan Ibnu al-Mubarak. Ungkapan itu sama sekali bukan ungkapan yang mengecilkan peran ilmu. Karena, ilmu memang penting, bahkan sangat penting. Sejak kecil kita telah dipesankan ihwal pentingnya ilmu dan kewajiban menuntutnya.
Kepercayaan Itu Penting
"Pecahnya cermin kepercayaan karena adanya penghianatan yg terseLubung di antara penyanggah yang meLindunginya"
"Tertaburnya debu-debu dipermukaan akan terasa lebih aman jika mereka hanya tetap berdiam diri seakan menutupi kekurangan yang ada dibalik cermin"
"Dengan diamnya, maka memberikan kemudahan tuk mengajarkannya sami'na wa 'ato'na tuk menempati posisi yang seharusnya bagi mereka "Sang Debu"
"Belaian kasih sayang pun akan didapatinya dari kelembutan jemari yang mengusapnya perlahan yang sedikit disemprotkan dgn "CLING"
"Agar tempat yang dijadikan beristirahat sejenak kembaLi Indah berkiLau, sehingga siapa pun yg bercermin akan semakin jeLas melihat setiap kekurangan yang ada sehingga meLahirkan semangat baja tuk segera memperbaiki kesaLahan yang ada"
"TatkaLa meLihat sesuatu haL yang mengandung niLai negatif, maka berusahaLah tuk merangkuLnya dan nasihatiLah dg Baik, maka dirinya akan menjadi saLah satu Bagian yang akan membantu tuk meraih tujuan yang berLabeL KEBAIKAN"
"Tertaburnya debu-debu dipermukaan akan terasa lebih aman jika mereka hanya tetap berdiam diri seakan menutupi kekurangan yang ada dibalik cermin"
"Dengan diamnya, maka memberikan kemudahan tuk mengajarkannya sami'na wa 'ato'na tuk menempati posisi yang seharusnya bagi mereka "Sang Debu"
"Belaian kasih sayang pun akan didapatinya dari kelembutan jemari yang mengusapnya perlahan yang sedikit disemprotkan dgn "CLING"
"Agar tempat yang dijadikan beristirahat sejenak kembaLi Indah berkiLau, sehingga siapa pun yg bercermin akan semakin jeLas melihat setiap kekurangan yang ada sehingga meLahirkan semangat baja tuk segera memperbaiki kesaLahan yang ada"
"TatkaLa meLihat sesuatu haL yang mengandung niLai negatif, maka berusahaLah tuk merangkuLnya dan nasihatiLah dg Baik, maka dirinya akan menjadi saLah satu Bagian yang akan membantu tuk meraih tujuan yang berLabeL KEBAIKAN"
Jumat, 17 Januari 2014
Tahapan Bermain Anak...
"Sediakan Payung SebeLum Hujan, Banyak BeLajar SebeLum Menghadapi ReaLita"
"Nadya Lagi Main Pasir Nih :) "
Kamis, 02 Januari 2014
Barakallahu Bro *_^

Waktu berlalu begitu cepat, kala teringat masa-masa kita bermain bersama ketika pulang sekolah. Ada pertengkaran kecil saat dirimu merusak sendal lebaranku saat ingin merusak balik milikmu justru kamu sedikit beruntung dariku sebab sendalmu tidak terluka dan mendapatkan perawatan khusus seperti milikku alias dioperasi bin dijahit pas memakainya di hari lebaran :( karena ane ditahan untuk melakukan itu & satu kesyukuran ada mama/bapak waktu itu yang pandai menjahit sendalku sehingga ga terlalu tampak bekas operasinya. “Seneng” :)
Usiamu
tidak terpaut jauh denganku. Dari segi pakaian (sepatu sekolah,
sandal, baju dll) dan barang yang lainnya milikmu dan milikku hampir
selalu mirip satu sama lain namun dibedakan dari segi ukuran atau warna.
Syukur berlaku hanya sampai usia SD, setelah itu ane kembali ke
fitrahnya sedikit dari segi bepakaian dan tidak lagi kembar dengan
milikmu coz ane udah belajar pake jilbab meskipun masih bongkar pasang.
Tapi Antum ga mungkin pake jilbab hahaha :) Ya itu sedikit cerita masa kecil kita yang hanya terangakai dari beberapa kata untukmu.Jauh dari kebersamaan yang penuh bahagia dan Berkah hari ini dan esok, dari kejauhan diri ini tidak bisa memendam rasa untuk bersua. Namun, aku hanya bisa menghantarkan rangkaian rindu ini melalui lisan yang berlafadzkan doa untukmu ya akhi. Sekarang dirimu tidak terpaut pada memimpin diri sendiri tapi kepemimpinanmu akan bertambah dalam bahtera rumah tanggamu. Jadilah pemimpin yang bijak terhadap istrimu, satukan sayap-sayap keberkahan kalian dalam mahligai cinta bernilai surgawi.
Harapan tanpa imanAdalah kekecewaan
menunggu waktu Kebahagiaan tanpa barakah
Bagai bayang-bayang tanpa cahaya
Orang suci
Menjaga kesuciannya dengan pernikahan
Menjaga pernikahannya dengan kesucian
(Salim A. Fillah)
#Antum telah mendahuluiku Bro hehehe :)
Lokasi:
Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)














