-->

Merajut Kata...


  • Home
  • About Me
  • Share
  • Bis_QaL
  • Uswatunaa
  • Tarbiyah
  • Hidayatullah
  • Lir ILir

Kamis, 30 Januari 2014

Mulianya Seorang Wanita


Bismillahirrohmanirrohim...

Yaa Rabbi..Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhum..Aamiin ya Rabbal'alamin.

Wanita adalah makluh Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah dimuliakan kedudukannya. Dalam pandangan Islam, wanita tak sembarangan bisa diperlakukan. Dimasa kini, wanita yang telah dimuliakan drajatnya pun telah salah langkah. Banyak para remaja terlupakan bagaimana Allah telah memuliakan wanita.Ingatlah betapa mulianya Sang IBU, sampai-sampai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam besabda:

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah saw dan bertanya kepada beliau, Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berhak aku pergauli? Beliau menjawab, Ibumu! Ia bertanya lagi, Lalu siapa?Rasul menjawab lagi, Ibumu! Ia balik bertanya, Siapa lagi? Rasul kembali menjawab, Ibumu! Ia kembali bertanya, Lalu siapa lagi? Beliau menjawab, Bapakmu..Dikeluarkan oleh Asy-Syaikhani Bukhari-Muslim)

betapa mulianya lah sang ibu...

Ada pun firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala :

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya*) ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala,muka dan dada.

Ini adalah suatu tanda dimana wanita begitu dijaga kemuliannya. Tapi disaman kini, wanita malah tak bersyukur dengan apa yang Allah tetap kan kepadanya.

Cobalah kita berfikir, wanita dalam ajaran ISLAM, jangankan untuk di sentuh auratnya ataupun tangannya dengan yang bukan mahramnya MELIHAT auratnya wanita saja tidak boleh. Disini betapa bernilainya sang Wanita, tak sembarang orang yang bisa melihat apalagi menyentuhnya.

Tapi kini? Anak-anak di zaman kini, para remaja khususnya, telah berlomba-lomba membuka aurat dan begitu gampangnya untuk disentuh lelaki yang bukan mahramnya. Mereka telah menyia-nyiakan kemuliaan yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala beri.

Yaa Allah, sadarkan saudara AKHWAT untuk selalu menjaga hijabnya. Betapa mulianya wanita dengan hijab/jilbab itu. Dan Aurat itu adalah akar kata dari aib yang harus ditutup.

Betapa banyak dosa kita ini mengenai masalah hijab yang telah hilang dimasa kini, Astagfirullah. Betapa banyak dosa-dosa layaknya saling memanen dosa disaat sang wanita mempertontonkan auratnya dan sang lelaki melihatnya.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam besabda : " Semua anak Adam juru salah....., dan sebaik-baiknya orang-orang salah itu, yang cepat bertaubat."

Yaa Allah sadarkan lah para Wanita,betapa ia telah kau Muliakan dengan sebuah Hijab/Jilbab itu. Semoga hati mereka tersentuh untuk memuliakan dirinya dengan menggunakan Jilbab...Aamiin ya Allah..

Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya

Kebenaran datangnya dari Allah Azza Wa jalla,kekurangan dari pribadi ana dan ana hanya menyampaikan apa yang diamanahkan Allah Azza wa jalla..kesempurnaan hanya Milik Allah Azza Wa Jalla..

Wallahù'alam bíshawab...
 OLeh: ''Renungan Kisah Inspiratif Muslimah''
Diposting oleh Sahlah al_Ghumaishaa' di 09.27
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Muslimah, Share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Baik Memberikan Pengaruh Yang Baik

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2015 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ▼  2014 (29)
    • ►  Des (1)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Jun (2)
    • ►  Apr (6)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Feb (6)
    • ▼  Jan (12)
      • Mulianya Seorang Wanita
      • Tes Edit Logo *_^
      • Kiat agar Anak Cinta Al-Quran pada Usia Dua Tahun
      • Belum Siap, di Ruang Penantian :'(
      • Kerinduan SimpuL Mati...
      • Aliran Darah Imanku Di Patani...
      • About Me *_^
      • Dirayakan...
      • Ilmu Memusuhi Pemuda yang Tinggi Hati
      • Kepercayaan Itu Penting
      • Tahapan Bermain Anak...
      • Barakallahu Bro *_^
  • ►  2013 (16)
    • ►  Des (9)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Okt (2)
    • ►  Apr (3)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2012 (1)
    • ►  Okt (1)
  • ►  2011 (2)
    • ►  Mar (2)

Members

IQRO'...

  • About alGhumaishaa
  • Tanah Ogi Wanuakku...
  • Sulawesi Pa'rasanganta'
  • Pada'idi Pada'elo... Sipatuo Sipatokkong...
  • Menggurat Sejarah Tanah Air
  • Institut Pemikiran dan Peradaban Islam (InPAS)
  • Kajian Feminisme
  • Islamic Thought and Civilization
  • Situs Hidayatullah
  • Miniatur Kampus Peradaban Hidayatullah
Sahlah al_Ghumaishaa'
Lihat profil lengkapku

Label

About Me Bis_QaL Cat. Ustadz Hidayatullah Khauf Lir ILir Merangkai Kata Mengikuti Kata Hati Opini Rindu Share Tarbiyah Uswatunaa

Laman

  • Home
  • Review Buku Broken Crucifix
  • Take Home...
  • Dakwah Pengembangan Masyarakat
  • Uraian Ujian Tengah Semester
  • Pergulatan Filosofis Ibn Sina, Imam al-Ghazali dan Ibn Rusyd



Tema Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.